Monday, March 14, 2005

Rossi Belum Puas Dengan Motor Barunya08

Astaga!Sport - Juara dunia MotoGP Valentino Rossi mengaku bahwa dirinya merasa belum merasa puas 100 % dengan motor barunya namun demikian ia tetap bertekan untuk mendominasi musim 2005 ini. "Saya belum puas seratus persen namun motor ini lebih baik dari tahun lalu," ungkap pembalap Yamaha tersebut seperti dilansir BBC, Senin (7/3). Rossi berada di Tokyo untuk memperkenalkan motor barunya Yamaha M1. Selanjutnya, Rossi akan melakukan uji coba selama tiga hari di Australia bersama partner barunya, Colin Edwards. Uji coba tersebut dilakukan sebagai persiapan sebelum mengikuti seri pertama Moto GP yang akan berlangsung di Spanyol 10 April nanti. "Dengan motor baru ini, saya berharap dapat memenangkan gelar lagi tahun ini, namun kemenangan tidaklah mudah dicapai. Saya senang dapat memenangkan sembilan seri tahun lalu dan saya kira hal itu juga merupakan target yang bagus untuk tahun ini," lanjut Rossi.

Honda Aplikasikan Teknologi Produksi Canggih

Honda Prospect Motor telah menggunakan teknologi lengan otomatis pada sistem pengelasan dan pengecatan otomatis lewat kontrol komputer. Guna terus mempertahankan kualitasnya, sekarang pabrikan Honda di Indonesia mengaplikasikan sistem produksi canggih menggunakan teknologi lengan otomatis layaknya robot. Sistem tersebut diperkenalkan sebagai general welding dan automatic spray machine yang belakangan telah beroperasi di pabrik Honda Prospect Motor (HPM) di Karawang, Jawa Barat.
Teknologi general welding, merupakan sistem pengelasan titik pada bodi mobil secara otomatis dengan tingkat akurasi tinggi. Dengan empat lengan otomatis layaknya robot, sistem ini memerlukan waktu lebih pendek 20 persen bagi pengelasan satu unit mobil dibandingkan sistem konvensional. Bahkan, kabarnya sistem ini -- bagi jenis mobil tertentu -- bisa mengerjakan pengelasan satu unit mobil hanya dalam 315 detik (sekitar lima menit) .
Menurut Vice President for Production PT HPM, Nobuo Takeichi, peranti tersebut memang didesain dapat bekerja dengan amat presisi. ''Awalnya bertujuan untuk mengeliminir human errors. Tetapi, pada perkembangannya alat ini justru amat hebat. Dengan modifikasi program dan penambahan empat lengan lagi, maka kecepatan sistem ini memproduksi per unit menjadi dua kali lipat dari manual,'' ungkapnya pada wartawan di Karawang pekan silam.
HPM telah menggunakan gerenal welding untuk memproduksi Jazz (completely knock down) (CKD) dan CRV dimulai April 2004. Alat ini menelan investasi 2,4 juta dolar AS. Kabarnya, alat ini juga bakal dioptimalkan untuk pembuatan Honda varian lainnya, akibat terus meningkatnya angka penjualan dan ekspor HPM. Sementara peranti berteknologi baru lainnya, automatic spray machine mampu melakukan pengecatan secara otomatis lewat kontrol komputer dan sudah digunakan sejak pabrik HPM berdiri 8 Februari 2003.
Alat yang investasinya 4,3 juta dolar AS ini mampu mengecat satu unit mobil hanya dalam 153 detik (sekitar 2,5 menit). Fasilitas ini dioperasikan untuk proses primary coat, base coat, dan clear coat. Tentu ini dilakukan untuk lebih meningkatkan kualitas serta kapasitas produksi.HPM memang sejak awal 2004 melakukan perluasan pabrikasi dengan membangun fasilitas pabrik lebih luas di Karawang. Sebelumnya HPM sebatas memiliki fasilitas perakitan di Sunter, Jakarta Utara. Pabrik baru HPM itu menelan investasi sebesar 70 juta dolar AS (kurang lebih 630 miliar rupiah).
Seluruh lini produksi di pabrik tersebut menerapkan standar modern dengan berbasis teknologi tinggi. Logistic Computer Program misalnya, diterapkan untuk merangkai proses painting, assembling, dan vehicle quality. Untuk mengukur bodi dengan tingkat presisi yang tinggi digunakan pula sistem komputerisasi terpadu. Demikian juga untuk bagian facility, power supply untuk kebutuhan pabrik dimonitor oleh sistem komputer. HI-PACK on line system juga digunakan untuk mengatur proses produksi yang real-time dan akurat. Pabrik ini juga mengklaim sebagai mengembangkan konsep hijau dalam produksinya. Ini terbukti dengan diaplikasikannya integrated exhaust system untuk meminimalkan gas buang pabrik.
Presiden Direktur PT HPM Kenji Otaka menyatakan, fasilitas produksi yang dimiliki sekarang membuat Honda sebagai perusahaan yang berorientasi kepada customer dan lingkungan. ''Terpenting dari itu kami juga membangun status kualitas tinggi, baik dari sisi perusahaan maupun produk,'' katanya. Bicara tentang kualitas, Nobuo Takeichi, yang bertanggung jawab langsung terhadap aktifitas pabrik Honda menambahkan, kinerja yang dilakukan kedua peralatan terbaru dengan teknologi yang canggih itu kurang lebih sama dengan yang dilakukan oleh tenaga manusia.
Tetapi, lanjut Nobuo, tingkat kesalahan yang ditimbulkan oleh faktor manusia dapat dikurangi. Hal ini memberi jaminan kualitas hasil produksi yang lebih stabil. Panambahan itu juga dalam rangka memenuhi keinginan pasar. ''Bagi kami bukan hanya kualitas, tetapi penyerahan mobil kepada konsumen yang tepat waktu merupakan komitmen utama lainnya,'' ungkap Nobuo. Babak baru memang telah dijalani HPM. Bila dahulu semua mobil Honda sebatas diperdagangkan sebagai produk impor dan sebagian hasil rakitan, kini mereka memiliki pabrik dengan pengenaan teknologi setara dengan pabrik Honda di negara lain, bahkan di negara maju.

Teknologi AIS pada Yamaha RX-King

Pada produk andalannya di katagori mesin dua tak itu, Yamaha Motor Company mengembangkan teknologi yang dapat menekan emisi gas buang. Bagi konsumen sepeda motor Indonesia kendaraan roda dua model bebek (di dunia dikenal sebagai moped) menjadi jenis yang paling laku. Karenanya, tak satu pun Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) motor yang tidak memperdagangkannya.
Selain moped, motor sport 100 cc sampai 150 cc menjadi lapis kedua jenis sepeda motor yang digemari pembeli. Tak pelak, beberapa ATPM mengeksploitasi motor jenis ini dengan pengembangan model dan keragaman warna catnya. Amati saja Honda Tiger Megapro maupun Suzuki Thunder dan Kawasaki Ninja, semua tampak saling beradu pada penampilan dan gemerlap warnanya.
Namun,terdapat satu motor sport yang amat digemari konsumen karena performa akselerasinya yaitu Yamaha RX-King. Karena soal 'tarikannya' yang menjadi unggulan, pabrikan Yamaha tak pernah mengubah bentuknya sejak 15 tahun lalu. Namun, RX King tetap memiliki pangsa pasar cukup besar. Inilah satu-satunya motor sport yang tanpa mengalami perubahan bentuk secara radikal namun masih mampu bertahan walau persaingan amat ketat. Namun, popularitas RX-King seakan menurun demikian muncul Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 141 Tahun 2003 tentang Ambang Batas Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru dan Kendaraan Bermotor yang Sedang Diproduksi. Dalam Kepmen ini diberlakukan pembatasan emisi buang motor bermesin dua tak yang memang terbilang tinggi kadar karbonmonoksidanya (CO).
Lebih buruk, menyusul kondisi itu muncul pula isu pelarangan motor dua tak melintas di jalan protokol Jakarta. Para penggemarnya pun resah. Penjualan RX-King sempat menyusut tajam. PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) tampak sempat terganggu dengan fenomena itu. Terlepas rumitnya pendapat pelarangan itu, YMKI pun kemudian berupaya mengurangi emisi motor bermesin dua tak dengan mengimpor RK-King baru yang telah dilengkapi sistem buangan khusus.
Pada produk andalannya di katagori mesin dua tak itu, Yamaha Motor Company mengembangkan teknologi yang dapat menekan emisi gas buang. Secara awam teknologi itu dapat dimengerti sebagai adanya kombinasi penambahan peranti Air Intake System (AIS) dengan penggunaan knalpot yang telah dipasangi tiga katalis di dalamnya.
Dengan adanya teknologi ini, yang tampak dari performa luarnya sebatas bertambah besarnya lingkar knalpot RX-King baru itu dibanding produk lama. Peranti AIS yang sekilas berupa serupa kran terletak di samping booring dekat karburator. Cara kerja sistem ini berjalan setelah mesin melakukan pembakaran dan menghasilkan asap. Tepat sebelum asap yang mengandung CO mengalir ke knalpot, secara otomotis akan masuk oksigen dari udara bebas melalui sistem AIS itu. Ketika CO bertambah Oksigen dari AIS maka emisi pun dipaksa melalui tiga katalis yang berada dalam knalpot.
Peranti tiga katalis yang mengandung lapisan senyawa kimia itu akan mengikat sejumlah partikel dan senyawa beracun buangan mesin dua tak. Sayangnya, pihak Yamaha masih belum merincikan jenis dan mekanisme kerja detail sistem ini. Tentu faktor persaingan antar pabrikan motor sebagai penyebabnya. ''Yang jelas dalam pengetesan di pabrik Yamaha Jepang maupun Yamaha Indonesia, pengenaan teknologi ini bisa membuat RX-King memenuhi syarat Euro II,'' pamer Mohamad Masykur, manager engineering divison YMKI di pabrik Yamaha Pulagadung, Jakarta, pekan lalu.
Walaupun terkesan terdapat temuan teknis yang disembunyikan, tetapi pihak YMKI bersedia melakukan pengujian atas pengenaan sistem baru ini. ''Kami jamin sebelum sisa pembakaran dibuang melalui knalpot, sisa gas buang itu telah mempu dinetralisir dengan AIS dan tiga katalis yang kami pasang di dalam knalpot,'' kata Takahiro Ishiguro, direktur riset dan pengembangan YMKI.
Setelah menggunakan peralatan yang mampu mengeliminir gas buang, ternyata performance Yamaha RX-King malah mengalami peningkatan. ''Dengan knalpot baru (dilengkapi sistem reduksi emisi), tarikan RX-King mencapai 14,38 HP (tenaga kuda), meningkat dari standarnya yang sekitar 14,32 HP,'' promosi Dyonesius Beti, managing director YMKI.
Menyangkut pengembangan sistem emisi RX King, menurut Dyonesius, memang bermula dari munculnya ketentuan standar emisi di seluruh dunia. Karena itu, Yamaha Motor Corporation langsung menanggapinya dengan pengembangan baru. ''Karena, Indonesia merupakan salah satu Pasar Yamaha yang penting, maka temuan itu langsung pula diujicobakan di sini,'' ungkapnya.
Menurut Mohamad Masykur, uji coba RX King baru memang sangat perlu dilakukan di Indonesia. Ini, lanjutnya, karena masalah polusi dari kendaraan bermotor, khususnya yang bermesin dua tak, terkait dengan sejumlah faktor lain, selain masalah teknis. Terdapat empat faktor utama yang mempengaruhi polusi, demikian ungkap Masykur.
Pertama, lanjutnya, jelas kondisi dan teknologi kendaraan tersebut. Kedua, lahan jalan transportasi dan ketiga kualitas bahan bakar serta terakhir menyangkut ketepatan pemeliharaan. ''Maka walaupun RX King telah ditambahi katalisator, maka tiga faktor lainnya akan menentukan kualitas emisinya. Karena itulah, maka ujicoba teknologi emisi baru itu juga mutlak dilakukan disini. Tujuannya untuk memperoleh formulasi paling ideal,'' ungkap Masykur.

Friday, March 11, 2005

BARUU !!!!!!!!

IMI Rangkul Promotor Otomotif Nasional


Jakarta, Sinar Harapan
Ikatan Motor Indonesia (IMI) merangkul promotor otomotif nasional dalam penyelenggaraan kegiatannya, mulai tahun ini. Saat ini, sudah ada lima promotor yang aktif menyelenggarakan kegiatan di enam cabang otomotif.
Kelima promotor itu dirangkul IMI dalam kerangka kerja sama yang ditandatangani di Sekretariat PP IMI, Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (9/3) siang.
Lima promotor yang menjadi penggerak kegiatan otomotif tersebut adalah Trendypromo Mandira yang menggelar kejuaraan nasional (kejurnas) motocross dan sprint rally, Santana Motorsport penyelenggara kejurnas drag bike, IKA Enterprise penyelenggara kejurnas karting, Aksara Cipta Nuansa penyelenggara kejurnas offroad, dan Bloedus Management Indonesia yang sudah dikenal sebagai penyelenggara kejurnas reli.
Ketua Umum PP IMI Ari Batubara mengatakan, setelah dijalankannya sistem promotor nasional ini, mereka sudah berhak menyelenggarakan kejurnas selama tiga tahun ke depan. Meskipun begitu, kegiatan promotor harus melewati proses evaluasi tahunan.
"Saya berharap, promotor nasional bisa bersama-sama dengan IMI mengembangkan event-event kejurnas yang lebih profesional. Bukan itu saja, nilai komsersial dan publikasi setiap kegiatan juga diharapkan lebih baik lagi," kata Ari.
Di bagian lain, Sekjen PP IMI Irawan Sucahyono menekankan pihaknya tetap melakukan pengawasan di setiap kegiatan. Selain itu, IMI juga akan aktif memberi masukan dan saran kepada promotor untuk memperlancar kerja sama antara IMI, Pengda IMI, dan promotor.
Irawan berharap sinergi antara IMI dan promotor nasional akan semakin baik. IMI akan konsentrasi di pengawasan lomba dan penerapan aturan. Sedangkan pelaksanaan dan sisi komersial jadi lahan bagi promotor.
Kini tinggal kejurnas road race yang belum memiliki promotor. Irawan mengatakan kegiatan yang selama ini dilaksanakan pengurus daerah (pengda) dalam lima wilayah masih dianggap baik. Tapi di masa datang, kehadiran promotor juga diharapkan.
Sementara itu, Direktur PT BMI Jeffrey JP menyambut baik sistem promotor nasional ini. Dia menilai sudah waktunya setiap event ditangani serius oleh satu promotor nasional.

ROAD RACE?..........

Kabupaten Bandung Siap Gantikan Karawang

BANDUNG - Belum ada kepastiannya kabupaten Karawang siap menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat X tahun 2006, akhirnya Kabupaten Bandung menyatakan diri siap menjadi tuan Porprov. Hal ini diungkapkan Bupati Bandung Obar Sobarna di Bandung, Jumat (18/2).
Ketidakpastian Karawang menjadi tuan rumah dikarenakan Karawang belum membangun stadion baru. Karawang saat ini masih menunggu bantuan dana untuk pembangunan diklat olahraga dari Dirjen Olahraga Diknas. Sementara itu KONI Jabar memberikan waktu dua minggu kepada Kab. Karawang untuk menuntaskan berbagai kekurangan yang ada.
“Dilihat dari segi kelengkapan sarana dan prasarana olahraga yang dimiliki Kab. Bandung sangat layak dipergunakan untuk sebuah pertandingan sekelas Porprov. Karena telah memiliki stadio sepakbola Jalak Harupat, yang didalamnya terdapat sarana untuk atletik juga lapangan sepakbola bertarap internasional dengan kapasitas tempat duduk 25 ribu penonton,” kata Obar.
Sementara itu penjaga gawang asal Nigeria John Sumo gagal masuk pemain tim Persib Bandung pada Liga Indonesia yang dimulai bulan depan. Pasalnya, manajemen Persib lebih tertarik untuk merekrut kiper lokal, asal klub internal Persib PS. POR UNI Deni Sopandi (27), yang sebelumnya sempat akan dikontrak Persikab Kabupaten Bandung
“Deni adalah pemain magang Persib. Ia kini menjadi penjaga gawang ketiga Persib, mendampingi Cecep Supriatna dan Dadang Sudrajat untuk berlaga di LI XI mendatang,” ujar Sekretaris tim Persib, Edi Djukardi, kepada SH, di Bandung, Jumat (18/2). (fat)

Duel Antar Generasi di Semifinal

JAKARTA – Babak semifinal tunggal putra turnamen tenis berhadiah Rp 120 juta Cigna Terbuka di kompleks lapangan tenis Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, Sabtu (19/2), akan menampilkan pertarungan antar generasi.
Petenis kawakan Sulistyo Wibowo bakal menantang petenis muda yang ikut Indonesia Bangkit, Sunu Wahtu Trijati. Sulis melaju setelah menang atas Suwandi 7-6(3), 1-6, 6-1, sedangkan Sunu menang atas petenis kawakan Sebastian Dacosta 3-6, 6-1, 6-4. Kemudian laga lainnya, Bonit Wiryawan menantang Prima Simpatiaji. Bonit menang mudah atas seniornya, Dede Suhendar 6-1, ret. Sedangkan Prima kalahkan Elberti Sie dalam pertandingan seru dengan skor 7-6(3), 6-2.
Mengomentari pertandingan yang dilakukan petenis muda, Sebastian Dacosta mengakui kiprah mereka sangat bagus. Hanya saja, kualitas petenis kawakan pun masih lebih baik. Terbukti kekalahan petenis kawakan hingga babak semifinal melalui rubber set. “Mereka semestinya harus lebih baik bermain daripada petenis kawakan,” komentar Sebastian.
Sementara itu di kelompok putri, petenis muda asal Bali Ayu Fani Damayanti akhirnya melaju ke babak final menantang Septi Mende di babak final, Minggu (20/2). Ayu menghentikan Lavinia Tananta 6-0, 6-3 dan Septi harus mengeluarkan ekstra tenaga menghentikan petenis kawakan Eny Sulistyowati 3-6, 6-0, 6-3. (ray)

Road Race di Sentul

JAKARTA – Ajang Top One Road Racing Championships seri I bakaldigelar di Sirkuit Sentul, 19-20 Februari. Gelaran ini dipakai sebagai pemanasan jelang Kejurnas Road Race Region II seri II pada 13 Maret mendatang. Pembalap tangguh seperti Ahmad Jayadi, Fadil dan Hokky Krisdianto bakal turun di kelas bergengsi 115cc 4 Tak.
Selain untuk persiapan Kejurnas, ajang ini dipakai untuk merasakan ketatnya persaingan menghadapi FIM Asia Road Racing di lokasi yang sama pada bulan Juli. “Top One terus mendukung para pembalap nasional, terutama untuk turun di ajang Internasional,” ujar Ryan Kaloh selaku product group manager Top One melalui rilisnya, Jumat (18/2). Ia menambahkan, pihaknya juga berkomitmen untuk terus mendukung gelaran otomotif nasional di Sirkuit Sentul. (ray)

Meutia Hatta Dukung Andra

JAKARTA - Alexandra Asmasoebrata menerima dukungan moral dari Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta. Pembalap putri yang akrab dipanggil Andra itu rencananya akan mengikuti Asian Karting Championship 2005, China Formula Campus Series 2005, dan Balap Go Kart Nasional 2005.
Meutia mengaku bangga terhadap Andra yang mampu meraih prestasi di dalam dan luar negeri. Apalagi, bidang olahraga yang ditekuninya lebih banyak dikuasai kaum lelaki. “Andra bisa menjadi contoh bagi pemuda lain.
Dia bisa memotivasi rekan-rekan seusianya untuk menjauhi narkotika. Saya sangat mendukung Andra untuk meraih prestasi internasional,” kata Meutia usai menerima Andra di ruang kerjanya, Jumat (18/2) siang.
Dalam kesempatan itu, Andra juga menyampaikan rencana memproduksi novel dan film layar lebar. Tema yang diambil adalah semangat berkompetisi secara sehat di kalangan anak muda. Di luar novel dan film, pihak Alexandra Asmasoebrata Management telah memiliki website sebagai media promosi dan image branding. (loe)

KONICA PAMER TAMADA

Mendekati awal seri, tim Konica Minolta Honda memperkenalkan seragam tim mereka. Sekaligus pamer kelir baru tunggangan Makoto Tamada di Tokyo. Kuda pacu Tamada dibalut kombinasi biru, putih dan hitam.

Perkenalan ini sekaligus mematok target. “Kami dan Honda punya mimpi yang sama di dunia ini. Ini akan memberi imej positif buat semua produk yang terlibat. Kami ingin Minolta juga terkenal di Eropa seperti event MotoGP,” ungkap Fumio Iway, presiden Konica Minolta.

WCM-BLATA MULAI DEBUT DI JEREZ

Kubu WCM-Blata tak sabar unjuk gigi. Makanya, tim yang mengusung mesin V6 ini bertekad tampil pada seri I di Jerez 10 April nanti. Padahal, dua joki mereka, Franco Battaini dan James Ellison belum menjajal tunggangan mereka.

Kayaknya tekad ini agak berlebihan. Sebab, sampai sekarang dapur pacu V6 masih diracik di Republik Ceko. “Rencana kami pasti berjalan. Sekarang sudah sampai tahap uji ketahanan dan kekuatan. Kami akan turun dengan dua model di Jerez,” yakin kepala teknisi Blata, Pavel Blata.

Pavel juga bilang kalau mesin akan diuji di dyno mulai 10 Maret nanti. “Komitmen Blata membuat kerja kami lebih yakin. Kemajuannya terus berarti buat moral tim,” cetus Peter Clifford, manajer WCM.

Tunggu aja tanggal mainnya.

CHAIN/RANTAI

Perbandingan antara rantai motor asli dan palsu


ASLI


Ciri Fisik
Secara Kasat Mata:
1. Ada marking AHM 428 pada plat penyambung yang berwarna emas.
2. Ada kelingan pada komponen bush.
3. Kepala keling pada komponen pin besar.
4. Warna rantai gelap.
5. Permukaan komponen plat (luar&dalam) seperti kulit jeruk (agak kasar).
6. Perumas rantai menggunakan gemuk (bukan oli).
7. Permukaan rantai lengket (ada bekas pelumas) dan tidak basah.
8. Ada barcode pada dus luar yang merupakan individual number sehingga semua kemasan mempunyai nomor barcode yang berbeda.


PALSU


Ciri Fisik
Secara Kasat Mata:
1. Tidak ada marking AHM 428 pada plat penyambung dan tidak berwarna emas.
2. Roller mudah asu dan pecah.
3. Permukaan plat tidak seperti kulit jeruk tetapi rata dan berwarna hitam.
4. Pelumas tidak menggunakan gemuk/grease tetapi menggunakan oli sehingga permukaan rantai basah.
5. Barcode pada dus luar sama pada setiap dus.

PERHATIAN KHUSUS
Rantai palsu mudah putus, mengakibatkan roda berhenti mendadak, sehingga dapat merusak komponen lainnya dan membahayakan keselamatan pengendara

SHOCK ABSORBER / PEREDAM KEJUT

Perbandingan antara peredam kejut asli dan palsu


ASLI


Ciri fisik :
1. Pada UPPER HARD RUBBER BUSH ada stempel produksi DAMPER CASE.
2. UPPER CASE memiliki 2(dua) lubang.
3. UPPER CASE(per) bagian dalam melalui proses BLASTING, dengan kondisi VISUAL kasar dan tidak mudah patah.
4. Pada stiker HOLOGRAM ada tulisan AHM pada sisi kanannya.
5. UNDER CASE memiliki 4(empat) lubang.
6. Pada NECK UNDER HARD RUBBER BUSH ada stempel produksi ASSY.


PALSU


Ciri fisik :
1. Pada UPPER HARD RUBBER BUSH tidak ada stempel produksi DAMPER CASE.
2. UPPER CASE tanpa lubang.
3. UPPER CASE(per) bagian dalam tanpa melalui proses BLASTING, dengan kondisi VISUAL halus dan mudah patah.
4. Pada stiker HOLOGRAM tidak ada tulisan AHM pada sisi kanannya.
5. UNDER CASE tanpa lubang.
6. Pada NECK UNDER HARD RUBBER BUSH tidak ada stempel produksi ASSY.


PERHATIAN KHUSUS

Tidak stabilnya motor disebabkan shock breaker tidak bekerja dengan baik. Bila terkena swing arm, mengakibatkan pengendara kehilangan keseimbangan.

KAWASAKI GAET ICHIRO YODA

Persis ramalan, Kawasaki mengekor sukses Yamaha. Buktinya, musim ini mereka menggaet mantan pimpinan proyek M1, Ichiro Yoda. Bermodal mesin 4 silinder segaris yang setipe, geng Ijo bisa meniru teknologi di Yamaha YZR-M1.

Kedatangan Yoda diharapkan mentransfer ilmu ‘Big Bang’ ala M1 ke ZX-RR. Di Kawasaki, mekanik Jepun itu dibantu insinyur lulusan Cagiva, Firenzo Fanali. Hasilnya sentuhan keduanya sudah tampak di Sepang. ZX-RR versi 2005 memakai fairing dan tangki mirip milik M1.

Kalo cara transfer ilmu ini berhasil, mestinya Suzuki bisa meniru. Mereka bisa menggaet teknisi Ducati. Kan mesinnya sama-sama V4.

Tips Mengenali suku Cadang Motor

PISTON - Honda Genuine Parts


Perbandingan antara Piston Asli Honda dengan yang palsu


ASLI


Ciri Fisik
Secara Kasat Mata:
1. Pada dinding dalam terdapat marking FIM atau AHM.
2. Kekasaran dinding, ukuran dan bentuk seragam.
3. Pada jendela pin terdapat marking type.
4. Permukaan kepala piston diproses dengan kekasaran tertentu.
5. Lubang oli di alur ring pelumasan (no.3) posisi tepat di tengah alur ring.
6. Sisi tajam pada kaki dan alur ring piston dihaluskan / dichamper

Dilihat dengan alat ukur:
7. Ketebalan piston sesuai desain.
8. Lubang oli dibuat miring dengan derajat tertentu.
9. Berbentuk taper dan oval sempurna.
10. Alur ring bagian atas dibuat miring dengan derajat tertentu.
11. Kekerasan piuston besarnya merata disemua bagian.
12. Ikatan alumunium dengan unsur campurannya, kekuatannya sama di setiap bagian.


PALSU


Ciri Fisik
Secara Kasat Mata:
1. Pada dinding dalam tidak terdapat marking FIM atau AHM.
2. Kekasaran dinding, ukuran dan bentuk tidak seragam.
3. Pada jendela pin tidak terdapat marking type.
4. Permukaan kepala piston sebagian diproses, sebagian tidak diproses.
5. Lubang oli di alur ring pelumasan (no.3) posisi tidak tepat di tengah alur ring.
6. Sisi tajam pada kaki dan alur ring piston tidak dihaluskan / dichamper

Dilihat dengan alat ukur:
7. Ketebalan tidak sesuai desain.
8. Lubang oli dibuat miring dengan derajat tidak sesuai ukuran.
9. Berbentuk taper dan oval, tapi tidak sempurna.
10. Alur ring bagian atas dibuat tidak miring.
11. Kekerasan piston besarnya tidak merata disemua bagian.
12. Ikatan alumunium dengan unsur campurannya, kekuatannya tidak sama di setiap bagian.




PERHATIAN KHUSUS

Piston yang asli(sesuai spesifikasi) mampu mendistribusikan pelumasan dan gesekan ke semua bagian secara merata sehingga pembakaran jadi optimal, lebih kuat menerima ledakan dan meneruskan gaya dorong, mengendalikan pemuaian piston serta lebih tahan suhu tinggi.